
Invalid Date
Dilihat 41 kali

EMEA — Pemerintah Desa Emea terus berupaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan Desa Layak Anak melalui kegiatan evaluasi dan koordinasi bersama berbagai unsur yang memiliki kepedulian terhadap pemenuhan hak serta perlindungan anak.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan desa yang aman, nyaman, sehat, ramah, dan layak bagi anak.
Evaluasi diikuti oleh berbagai unsur yang memiliki peran dalam mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak, yaitu Ketua BPD Desa Emea, kader, Dasawisma, PKK, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Emea, serta Kepala Sekolah TK.
Turut hadir perwakilan dari Kecamatan Wita Ponda, Ibu Megawati selaku Kasi Kesra, yang dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai moderator.
Melalui kegiatan ini, dilakukan pembahasan dan evaluasi terhadap berbagai aspek pelaksanaan Desa Layak Anak, termasuk peran pemerintah desa, BPD, keluarga, masyarakat, kader, serta lembaga pendidikan dalam mendukung tumbuh kembang dan perlindungan anak.
Dalam kegiatan evaluasi tersebut, berbagai aspek yang berkaitan dengan kehidupan dan perlindungan anak menjadi bahan pembahasan. Di antaranya:
Pemenuhan hak anak, seperti hak memperoleh pendidikan, kesehatan, identitas, perlindungan, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Pencegahan kekerasan terhadap anak, baik kekerasan fisik, psikis, maupun bentuk kekerasan lainnya, dengan meningkatkan kepedulian keluarga dan masyarakat.
Pencegahan perkawinan anak, melalui edukasi kepada anak, orang tua, dan masyarakat mengenai pentingnya pendidikan serta risiko perkawinan pada usia anak.
Pencegahan pergaulan berisiko, dengan meningkatkan pengawasan dan pendampingan terhadap anak dan remaja, khususnya di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Lingkungan yang ramah anak, termasuk menciptakan ruang yang aman bagi anak untuk bermain, belajar, berinteraksi, dan mengembangkan kreativitas.
Peningkatan peran keluarga, terutama dalam memberikan perhatian, pengawasan, pendidikan karakter, serta komunikasi yang baik dengan anak.
Peran sekolah dan lembaga pendidikan, dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, bebas dari kekerasan dan diskriminasi.
Peran kader, PKK, dan Dasawisma, dalam membantu menyampaikan edukasi kepada keluarga serta ikut memantau kondisi anak dan lingkungan di masyarakat.
Penguatan koordinasi antara pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, sekolah, kader, dan masyarakat dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak.
Peningkatan partisipasi anak, dengan memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat, mengembangkan bakat, dan mengikuti kegiatan positif di lingkungan desa.
Sebagai tindak lanjut dari evaluasi, berbagai kegiatan yang mendukung Desa Layak Anak dapat terus dikembangkan di Desa Emea. Misalnya, kegiatan sosialisasi perlindungan anak kepada orang tua, edukasi pencegahan pergaulan bebas dan perkawinan anak, kegiatan olahraga dan seni bagi anak, serta kegiatan membaca dan belajar bersama.
Selain itu, desa dapat mendorong tersedianya kegiatan positif bagi anak dan remaja melalui kelompok bermain, kegiatan keagamaan, olahraga, seni dan budaya, serta kegiatan kreativitas anak.
Peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga dapat diperkuat melalui kegiatan edukasi dan pembinaan kepada anak dan remaja mengenai keamanan, kedisiplinan, bahaya kenakalan remaja, serta pentingnya menjaga lingkungan pergaulan yang sehat.
Di lingkungan pendidikan, kerja sama dengan sekolah dapat diarahkan pada penguatan pendidikan karakter, pencegahan perundungan atau bullying, serta menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik.
Sementara itu, keluarga menjadi garda terdepan dalam perlindungan anak. Orang tua diharapkan terus meningkatkan komunikasi dengan anak, memberikan pendampingan dalam penggunaan media sosial dan teknologi, serta mengenali lingkungan pergaulan anak.
Kegiatan evaluasi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum untuk melihat capaian yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan dan kebutuhan yang masih perlu diperbaiki.
Dengan adanya evaluasi secara bersama-sama, setiap unsur dapat memahami peran dan tanggung jawabnya dalam mewujudkan Desa Layak Anak. Pemerintah desa berperan dalam kebijakan dan fasilitasi, keluarga dalam pengasuhan, sekolah dalam pendidikan, masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam mendukung keamanan dan pembinaan masyarakat.
Ke depan, koordinasi dan kerja sama antarunsur di Desa Emea diharapkan semakin kuat sehingga berbagai program yang berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dengan lingkungan yang aman, pendidikan yang baik, keluarga yang peduli, serta masyarakat yang aktif melindungi anak, Desa Emea diharapkan dapat terus berkembang menjadi desa yang ramah, aman, sehat, nyaman, dan layak bagi anak.
✨ Bersama kita wujudkan Desa Emea yang ramah anak, karena anak adalah generasi penerus dan masa depan desa.
#DesaEmea
#DesaLayakAnak
#EvaluasiDesaLayakAnak
#PemerintahDesaEmea
#KecamatanWitaPonda
#DesaRamahAnak
Bagikan:

Desa Emea
Kecamatan Wita Ponda
Kabupaten Morowali
Provinsi Sulawesi Tengah
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini